Penulis: Raditya Dika diterbitkan dalam bentuk e-book yang bisa diunduh gratis disini Raditya Dika pertama kali dikenal sebagai penulis novel. Novel yang ia tulis selalu menjadi incaran netizen, beberapa diantaranya yaitu Cinta Brontosaurus, Kambing Jantan, Marmut Merah Jambu dll. Selain itu, novel-novelnya juga diadaptasi menjadi film layar lebar dan menyita perhatian masyarakat. Karena kesuksesannya dalam bidang menulis kreatif, banyak acara-acara yang mengundangnya menjadi pembicara dan disanalah Raditya Dika mendapat pertanyaan yang sama berulang-ulang yaitu Bagaimana sih caranya menulis kreatif? oleh karena itu, melalui bukunya yang berjudul "Rahasia Menulis Kreatif" Raditya Dika membeberkan rahasianya untuk menjawab pertanyaan tersebut. Raditya Dika dalam buku ini mengajak para calon penulis handal untuk melihat bagaimana dia menerapkan teknis-teknis menulis. Raditya Dika membagi langkah-langkah menulis dalam tiga bagian, yaitu: 1. Persiapan menulis...
yang dulu, selalu berdekatan dengan kamu dan rindu. kini, ternyata pun masih sama. masih rindu tubuhku rela disetubuhi rindu. memang, kamu dan aku kini sudah menjadi abu. kamu membakar semuanya. tunggu, aku lupa. entah kamu, aku, atau mungkin kita memang lupa memadamkan api. tidak penting. lupakan saja. toh, kini kita sudah menjadi abu. toh, kini kamu pun sudah.... ah, sial! aku lupa apa yang ingin ku katakan tiba-tiba aku melihat bola matamu. sorot matamu selalu ada sejauh manapun mataku memandang. tapi, ada pula sorot mata yang lain, menghalangi pandanganku. ah, ya sudah. tidak apa-apa. kini aku dan kamu sudah menjadi abu. K
Aku bawakan mayatku tapi kau bilang HANYA. Kubawakan cintaku tapi kau bilang MASIH. Kubawakan arwahku tapi kau bilang HANYA. Tanpa apaa laagi Aku harus datang padamu. Kalau dengan keutuhan raga-jiwa pun Ku tak bisa menjumpaimu. Dengan air mata maana lagi Ku harus mengetuk pintu Hatimu. Jadilah pecinta yang QUDUS. Tak memandang siapa Ayahmu, Keturunan siapakah Kamu, Paras cantik-tampanmu, Apa pekerjaanmu, Apa tungganganmu, Lulusan manakah Kamu, Dan sebagainya, dan sebagainya. CINTA tak Ada Karena-Karena. CINTA tak butuh pengorbanan. [Anti thesa Paradigmatik Kalkulasi Cinta]. cc: Disini loh disini
Komentar
Posting Komentar