Postingan

Menampilkan postingan dengan label QUOTE

Luka

Tidak sama seperti sebelumnya. kali ini aku menulis dalam perasaan kesal dan marah. tapi perlu kau ketahui, memendam amarah sangatlah lebih mudah daripada harus memendam rindu. dan kini aku sedang melakukan keduanya. ketika aku merindu, perlahan lahan aku menggoreskan luka di tubuh sendiri. sebenarnya aku pun tidak mau merindukan bajingan itu. luka. menyebutnya bajingan membuatku marah, merindunya membuatku luka.  cinta dan kawan kawannya memang selalu menimbulkan luka. bahkan, kalimat sayang yang lembut sekalipun. sedangkan rindu, rindu adalah bagian yang paling melukai. luka dari segala luka. dan kini aku terluka oleh rindu yang entah darimana datangnya. tidak jarang rinduku berubah menjadi pikiran pikiran yang memenuhi kepalaku, sehingga membuatku memakai barang pemberianmu, memutar rekaman berdurasi 20 detik yang kau kirim, dan membuka fotomu. bahkan, rindu itu juga berubah menjadi kata umpatan dan air mata.  dikutuk rindu, membuatku jadi bodoh. aku tak mengerti apaka...

tidak perlu judul

Masih perlukah sebuah judul? Aku rasa tidak. Karena aku hanya ingin menuliskan tentang kenyamanan saja bersamamu saking nyaman nya aku menjadi egois tidak rela bila kau menemukan kenyamanan dengan yang selain aku aku harap kau paham sekian. -K

q u o t e

Tulisanku penuh dengan kebohongan kalimat-kalimat cinta yang  ku buat romantis dan sedemikian rupa. -K

k o p i k e l a m

Ditemani secangkir kopi aku lihat kau di sudut sepi Tanganmu memantik korek api warna hitam, kelam seperti kopi yang kau pesan. Kau hisap rokokmu lalu asapnya menari bersama asap kopi yang kau minum. Hangat Tapi aku yakin, kau merasakan sebaliknya. Tatapanmu suntuk, sesekali kau menyibakkan rambutmu. Jika kopi tak mampu mengambil lelahmu, bersandarlah di pundakku. -K

Kabar Dari Angin

Gambar
Angin Sampaikanlah kabar apapun tentangnya  Sinar matanya sudah sirna Jarang bahkan hampir tak pernah  telingaku mendengar tawanya Angin  sampaikanlah kabar apapun tentangnya Entah dia ada atau tiada  Aku merindu dan menunggu jiwanya. -K

Kopi Tanpa Gula

Mendamba jiwamu  seperti menikmati kopi tanpa gula pahit namun nikmat. -K

Radang Rindu

Gambar
Aku sedang membaca percakapan kita semalam,  ada rindu dalam pesan yang saling kita kirimkan. Kau bilang,  kau selalu memetik gitar dan menyusun rindumu padaku  menjadi melodi yang syahdu. Lalu, aku bilang,  aku selalu menata kembali potret kenangan kita  Karena rasa rinduku berbaris rapi dan tanpa sela. Rindu diantara kita selalu menggebu. bersarang di detak jantungku  juga jantungmu. Aku memohon pada sang waktu agar kita bertemu. Pun kamu, mengutuk sang waktu karena menarik aku dari pelukmu. -K

Terukir

Mencintaimu adalah luka yang terus aku pelihara,  sebab tak ada obat selain kau.  Namamu terukir disini, di sudut paling rahasia.  Terukir dalam diam.  Mungkin jika namamu hanya tertulis, waktu bisa meleburkannya.  Tapi namamu terukir.  -K

Namamu Adalah Takdir yang Terukir

Aku sudah tak sanggup menafsirkan desir di hati kala namamu terukir. Apakah mencintaimu sebuah takdir? Sebab, aku tak mampu menyudahinya. -karisasd

Sakarin

Ditemani secangkir kopi yang asapnya mengepul di udara menyatu bersama angin malam Aku berharap kamu disini, bersamaku, dan kopi  beserta asapnya yang menari - nari diantara kita Menciptakan suatu aroma yang khas. Aroma yang kamu sukai sehingga kamu tak ingin beranjak. Bagaimana bisa, aku melupakanmu? Jika kenyataannya adalah, jiwaku selalu menghamba pada pesonamu.. (Karisa - Bersama amandel yang bersarang di tenggorokan,  akibat terlalu sering makan janjimu yang penuh akan sakarin)

Sembilu rindu

Aku malu, pada beribu kerlip bintang di keheningan malam Karena, mereka tahu bahwa aku merindumu dalam diam Mereka tahu, bahwa aku adalah gadis malang  yang menuai sembilu rindu rindu padamu yang tak kunjung usai Aku malu pada rindu ini!  Merindukan sesosok yang bahkan ia tak pernah menyadari kehadiranku sosok yang tidak tahu bahwa aku merindu, hingga sepedih ini... -K sembiluan /sem·bi·lu·an/   a  pedih (serasa diiris dengan sembilu) - KBBI

satu tingkat diatas rindu

Apa kata yang pantas untuk rasa dimana hati ini terasa kosong apa kata yang pantas untuk rasa dimana hati ini tak utuh seperti ada yang hilang apa kata yang pantas untuk rasa dimana ketika aku melihat wajahmu di bingkai itu,  mulut ini mengembangkan senyuman apa kata yang pantas untuk rasa dimana saat aku mendengar suaramu diujung telepon, hati ini merasa tenang Jika ada kata yang lebih pantas selain rindu, tolong beritahu aku karena kekasih sungguh, rasa ini lebih dari rindu.  setiap hari aku merindumu  lalu, aku lebih merindumu kemudian, aku merindumu selalu -K

Sekedar rasa sederhana

Aku percaya kalau semua berawal dari mimpi. Aku juga percaya kata-kata itu adalah doa. Aku percaya karena hal itu terjadi padaku.. Awalnya hanya rasa kagum di benak sampai akhirnya menjadi rasa cinta yang tak bisa ku elak Awalnya gengsi lama-lama menjadi rindu yang tak henti Awalnya percakapan biasa, lalu menjadi luar biasa. Dan inilah akhirnya, semua rasa itu berujung menjadi hubungan yang kita jalani sekarang. Aku dan kamu yang dulu sendiri kini, saling mengisi Aku dan kamu yang awalnya dua kini telah menjadi satu. Jujur saja, logika ku pun tak menyangka bahwa rasa kagum yang dahsyat itu sekarang menjadi rasa cinta yang sederhana. Memang benar, cinta tidak pernah peduli pada logika. Terakhir yang ingin aku sampaikan... Kekasihku, jangan berubah untuk mencintaiku. Sekalipun kamu tidak romantis, janganlah menjadi romantis. Cintai aku dengan caramu sendiri, dengan sederhana. Karena pada hakikatnya cinta adalah hal yang sederhana. Maka kita tidak perlu berlebihan untuk mengungk...

Senja

Senja. Indah namun bersifat sementara Karena sementara, aku selalu ingin menunggunya Menunggu senja datang, menikmati indah warnanya, melihatnya dari bawah. Lalu ia akan pergi, esok dia datang lagi, pergi lagi, begitu seterusnya. Karena sementara, aku selalu menghargai waktu saat bersamanya. Karena sementara, aku selalu rindu akan hadirnya. Aku ingin membagi senja ini padamu agar kita bisa menikmatinya bersama.  Duduk didepan teras, sambil meminum dua cangkir kopi kebahagiaan  dan secuil senja yang sementara. Semoga. -K

Sedih.

"Hal yang paling menyedihkan adalah memendam perasaan kepada seseorang, dan kamu tak tahu cara mengungkapkannya."                                                      -K

Kita Berakhir

Kini "aku dan kamu" sudah berubah menjadi "kau dan dia" Sudah tidak ada lagi kata "kita" Tidak lagi saling mengucap cinta Kini melihatmu membuatku renta Mataku berkaca-kaca, tak sanggup berkata-kata. Senyum mu yang membuatku tiada, kini bukan untukku lagi Tatapan mu yang teduh sudah berpaling dariku Dan, tanganmu bukan untuk menggengam tanganku lagi. Sekarang kau adalah miliknya Semua yang kau lakukan adalah untuknya Senyum mu, Tatapan hangatmu, kini miliknya Karena, pada akhirnya kau yang memilih perempuan itu dan meninggalkan aku. Tak apa, jika kau bahagia. Lakukanlah. Berbahagialah Pergilah, Jika itu bahagia mu. Karena, bahagia mu adalah bahagia untukku. Tetapi, belum tentu bahagia ku menjadi bahagia untukmu Biarkan aku dan semua rasa kecewa ini memelihara kenangan kita. Sebab, hanya dengan cara itulah aku bisa mengingatmu, selalu. Biarkan rasa rindu ini tumbuh di dalam hatiku bersama dengan rasa sakit yang kau tinggalkan. -K

Rindu ini milikmu

Sudah lama sejak percakapan terakhir kita yang hanya kau biarkan, bak makanan yang dibiarkan hingga dingin, aku merindumu, namun rindu ini masih hangat. Aku harus tegaskan bahwa rindu ini milikmu, untukmu, dan untuk hatimu! Ambil lah rindu ini Kasih Temui aku...agar kau bisa merasakan hangatnya rinduku, barangkali kau juga merindukanku. Malam ini kerinduanku menghampiri empunya.. Mimpi apa aku? Kita bertemu! Malam itu aku menatap sepasang bola mata, yang balik jua menatapku.. Malam itu aku merasakan hangatnya sinar matamu di malam hari Malam itu aku merasa diikat sangat kuat, oleh senyum simpul mu Malam itu hening, kubiarkan rindu ini yang berbicara Malam itu, kami bertukar kerinduan yang melebur dalam pelukan keheningan.... Karena rindu ini bertemu pemiliknya, yang juga memberikan rindunya untukku.. -K

Hanya Sebatas Rindu

Aku tahu kini sudah tak ada lagi kita diantara aku dan kamu. Aku tahu kini sudah tak ada lagi cinta diantara hatiku dan hatimu. Aku tahu kini sudah tak seperti dulu Aku tahu semua tak lagi sama. Namun, rindu tak peduli itu semua Rindu tak peduli masih adakah kita atau tidak Rindu tak peduli masih adakah cinta atau tidak Rindu tak peduli kini dan dulu Karena rindu ada setelah kita tak lagi ada. -K

Teruntuk Dua Sejoli Yang Saling Jatuh Hati

Diam diam aku mengagumimu Diam diam aku memandangmu Diam diam aku menjatuhkan hati padamu Diam diam aku merahasiakan ini Entah dari mana permulaan manis ini Aku hanya merasakan nyaman jika melakukan apapun bersamamu Entah siapa yang memulai Aku? Kamu? Ah, kita. Ya kita adalah jawaban yang tepat untuk pertanyaan ini. Entah apa alasannya mengapa aku merasa nyaman Cinta? Ah, ya.. Hmm Caramu memperlakukan ku, membuat ku tak bisa menahan senyum, senyum akibat gejolak yang ada di dadaku. Caramu memperhatikan ku, membuat ku tak bisa jauh dari dirimu. Caramu melihatku, membuatku terpaku. Membuatku tak bisa merahasiakan perasaanku ini. Aku memang jatuh hati padamu. Sekarang bukan hanya kau dan aku yang tahu, tapi mereka. Hembusan angin malam pun tahu bahwa kita saling merindu, bintang di langit pun tahu bahwa kita saling memikirkan satu sama lain, langit malam pun tahu bahwa kita saling jatuh hati. Biarlah ini menjadi kisah tanpa awalan, karena kisah manis ini tak terduga. Biarl...

Life is a Journey

Gambar
Hidup itu seperti membaca buku. apapun ceritanya dan gimanapun kejadiannya, kita harus mau pindah dari halaman satu ke halaman lainnya, membalik kertas menuju halaman selanjutnya dan meninggalkan halaman yang sudah kita baca. Sampai kita tahu seperti apa endingnya. Seperti buku, ada sad ending dan happy ending. Jangan takut kalau sad ending karena pasti ada banyak hikmah yang bisa diambil.