Postingan

Luka

Tidak sama seperti sebelumnya. kali ini aku menulis dalam perasaan kesal dan marah. tapi perlu kau ketahui, memendam amarah sangatlah lebih mudah daripada harus memendam rindu. dan kini aku sedang melakukan keduanya. ketika aku merindu, perlahan lahan aku menggoreskan luka di tubuh sendiri. sebenarnya aku pun tidak mau merindukan bajingan itu. luka. menyebutnya bajingan membuatku marah, merindunya membuatku luka.  cinta dan kawan kawannya memang selalu menimbulkan luka. bahkan, kalimat sayang yang lembut sekalipun. sedangkan rindu, rindu adalah bagian yang paling melukai. luka dari segala luka. dan kini aku terluka oleh rindu yang entah darimana datangnya. tidak jarang rinduku berubah menjadi pikiran pikiran yang memenuhi kepalaku, sehingga membuatku memakai barang pemberianmu, memutar rekaman berdurasi 20 detik yang kau kirim, dan membuka fotomu. bahkan, rindu itu juga berubah menjadi kata umpatan dan air mata.  dikutuk rindu, membuatku jadi bodoh. aku tak mengerti apaka...

Bayang

Berbaring aku dibawah terang bintang  tetapi matamu lah bintang yang paling terang ku pejamkan mata aku melihat bayang-bayang  ku letakkan telapak tangan diatas dada jika ada yang bertanya, sedang apa aku aku sedang melakukan pekerjaan mengenang. -k

Antara Takdir dan Kebetulan

  Aku sulit membedakan antara takdir dan sebuah kebetulan. Keduanya seperti sepasang anak kembar yang berlari ke arah ibunya. Seperti kamu yang datang padaku. Dan aku mempersilahkan. Lalu kita berbincang. Bertukar canda, derita, tawa, dan air mata. Sampai aku lupa apakah ini takdir atau kebetulan yang hanya segelintir? Jika hanya sebuah kebetulan, aku ingin hidupku dipenuhi dengan seribu kebetulan. Agar kamu tetap ada disana. Lalu, aku dan kamu menikmati sebuah kebetulan yang manis. Duduk berdua di bawah sinar senja bersama secangkir kopi yang pahitnya kita bagi dua. Kadang kita lupa menambahkan gula. Karena berdua, pahit pun tak terasa. Pertemuan kita akan menjadi sajak paling indah. Gula yang paling manis. Kopi yang paling pahit. Melati   yang paling putih. Mawar yang paling merah. Bintang yang paling terang. Bulan yang paling sempurna. Langit yang   paling biru. Dan kita menjadi sepasang merpati yang terbang paling t...

Sesaat

Pertemuan kita yang singkat  Dan aku tersesat di bola matamu yang pekat.  Meninggalkan pilu yang dahsyat   Terpikat dalam pertemuan yang sesaat sekaligus menyayat Pertemuan kita yang hanya beberapa hari Di kepalaku tersimpan memori yang Terlalu indah untuk dilupakan Tapi sakit bila diabaikan.  -K    

tidak perlu judul

Masih perlukah sebuah judul? Aku rasa tidak. Karena aku hanya ingin menuliskan tentang kenyamanan saja bersamamu saking nyaman nya aku menjadi egois tidak rela bila kau menemukan kenyamanan dengan yang selain aku aku harap kau paham sekian. -K

i li...ke.. what? like what?

i never felt this way before being loved by someone that i never expected i dont know, is it love or not but every time with you was precious every time with you was great happy lovely you make up my day more beautiful even in the worst day you cheer me up you have helped me    since you said you liked me i know, my heart likes you ps: i wish you aren't a jerk,  who only loved  and treated me well at the first -k

q u o t e

Tulisanku penuh dengan kebohongan kalimat-kalimat cinta yang  ku buat romantis dan sedemikian rupa. -K