Postingan

Rindu ini milikmu

Sudah lama sejak percakapan terakhir kita yang hanya kau biarkan, bak makanan yang dibiarkan hingga dingin, aku merindumu, namun rindu ini masih hangat. Aku harus tegaskan bahwa rindu ini milikmu, untukmu, dan untuk hatimu! Ambil lah rindu ini Kasih Temui aku...agar kau bisa merasakan hangatnya rinduku, barangkali kau juga merindukanku. Malam ini kerinduanku menghampiri empunya.. Mimpi apa aku? Kita bertemu! Malam itu aku menatap sepasang bola mata, yang balik jua menatapku.. Malam itu aku merasakan hangatnya sinar matamu di malam hari Malam itu aku merasa diikat sangat kuat, oleh senyum simpul mu Malam itu hening, kubiarkan rindu ini yang berbicara Malam itu, kami bertukar kerinduan yang melebur dalam pelukan keheningan.... Karena rindu ini bertemu pemiliknya, yang juga memberikan rindunya untukku.. -K

Percakapan ku dengan dinding kamar

Jadi, sampai dimana percakapan kita kemarin? Oh, ya baiklah.... Aku bersandar pada dinding kamar, dingin. Entah akhir-akhir ini aku selalu berbicara dengan dinding kamar, sepertinya aku sudah mulai nyaman bercerita dengannya. Mungkin terdengar aneh, karena ia benda mati, tapi justru sifatnya yang mati itulah yang membuatku nyaman jika bercerita dengannya. Jika kalian bertanya, apakah ada respon saat aku bercerita, tentu tidak. Tapi justru itu lah yang aku mau, dia diam sedangkan aku bercerita. Jika kalian bertanya, apakah dia memberiku saran, tidak. Tapi itu yang aku inginkan, karena aku tidak butuh saran hanya ingin di dengarkan. Terkadang mereka yang hidup, tidak mengerti caranya mendengarkan. Terkadang mereka yang hidup, tidak mencerna bagaimana seharusnya memberi respon. Terkadang mereka yang hidup, tidak mengerti caranya mendengarkan, tidak mencerna, tapi selalu memberi saran:) Saran bagaimana yang akan diberikan? Kalau mereka tak mendengarkan apa yang diceritakan. Dinding ...

Hanya Sebatas Rindu

Aku tahu kini sudah tak ada lagi kita diantara aku dan kamu. Aku tahu kini sudah tak ada lagi cinta diantara hatiku dan hatimu. Aku tahu kini sudah tak seperti dulu Aku tahu semua tak lagi sama. Namun, rindu tak peduli itu semua Rindu tak peduli masih adakah kita atau tidak Rindu tak peduli masih adakah cinta atau tidak Rindu tak peduli kini dan dulu Karena rindu ada setelah kita tak lagi ada. -K

Teruntuk Dua Sejoli Yang Saling Jatuh Hati

Diam diam aku mengagumimu Diam diam aku memandangmu Diam diam aku menjatuhkan hati padamu Diam diam aku merahasiakan ini Entah dari mana permulaan manis ini Aku hanya merasakan nyaman jika melakukan apapun bersamamu Entah siapa yang memulai Aku? Kamu? Ah, kita. Ya kita adalah jawaban yang tepat untuk pertanyaan ini. Entah apa alasannya mengapa aku merasa nyaman Cinta? Ah, ya.. Hmm Caramu memperlakukan ku, membuat ku tak bisa menahan senyum, senyum akibat gejolak yang ada di dadaku. Caramu memperhatikan ku, membuat ku tak bisa jauh dari dirimu. Caramu melihatku, membuatku terpaku. Membuatku tak bisa merahasiakan perasaanku ini. Aku memang jatuh hati padamu. Sekarang bukan hanya kau dan aku yang tahu, tapi mereka. Hembusan angin malam pun tahu bahwa kita saling merindu, bintang di langit pun tahu bahwa kita saling memikirkan satu sama lain, langit malam pun tahu bahwa kita saling jatuh hati. Biarlah ini menjadi kisah tanpa awalan, karena kisah manis ini tak terduga. Biarl...

Hujan - Kenangan

Hujan turun membasahi tanah membanjiri hati, dan memaksa kenangan naik di permukaan Tetapi, kadang hujan turun untuk menyapu semua kenangan, memaksa kita untuk melupakan. Sedangkan aku, Aku tidak peduli, kenangan akan tetap menjadi kenangan Tidak bisa diharapkan Tidak bisa disalahkan Kenangan, biarlah ia berada di tempatnya sendiri. Agar kita juga bisa menata diri Kenangan, biarlah ia berada tempat yang seharusnya. Sehingga, kita tidak perlu merindunya. -K

Aku.

Hanya manusia yang jauh dari kata sempurna, yang jauh dari kata berguna, apalagi pintar. Tapi dekat dengan kata bodoh. Ya, bodoh. Bodoh itu mencakup semuanya; tidak berguna, tidak bisa melakukan apa-apa. Itu kata mereka. Jika saja aku bisa menghilangkan satu kata saja di dunia ini, maka kata bodoh lah yang akan aku hilangkan. Aku buang jauh-jauh. Tidak ada satupun orang yang bodoh di dunia ini. Sedangkan pintar, pintar itu arti katanya luas.   If they can do things that you can't, it doesn't mean they are smart and you're stupid . Hanya dianggap debu oleh orang sekitarnya. Ironinya lagi, oleh orang - orang terdekatnya. Manusia yang sedang mencari jalan menuju tempatnya, tempat yang seharusnya ia berada. Tempat yang ia gunakan untuk merangkai impiannya menjadi kenyataan. Aku harus tau dimana jalan hidupku. Kemana aku harus pergi, dimana aku harus berada. Tidak mudah untuk melewati jalan itu dan mencapai tempat yang aku tuju. Terkadang aku harus menutup telingaku ...

Kamu diantara aku dan diam

Aku, Yang selalu menjadikanmu bahan pikiran di otakku setiap pagi dan malam Yang selalu membayangkan hari-hari indah jika aku bersamamu Yang selalu merasa nyaman bila berada disekitarmu Yang selalu ingin tersenyum bila mendengar namamu Yang selalu menyebutmu di dalam doa. Karena aku yang mencintaimu dalan diam. Karena aku yang menunggu waktu agar ia menjelaskan semuanya padamu... Nanti, suatu saat nanti. Atau bahkan sebentar lagi? Biarlah, biarkan waktu yang dibuat oleh Tuhan yang akan membawamu kepadaku. :) -K